Announcement :
Wedding Inspirations - Kebaya

Kebaya Masa Kini

posted on : Friday, 20 Apr 2012 | Category : Kebaya

KEBAYA MASA KINI
Indonesia banyak menyimpan warisan budaya yang tidak ternilai harganya. Salah satu hasil budaya tersebut adalah berupa kebaya, yang telah dijadikan sebagai busana nasional.


Sekarang Kebaya hadir di antara manifestasi budaya yang lain, seperti halnya pakaian adat berbagai suku di Indonesia. Puluhan tahun silam, model kebaya hanyalah terlihat biasa saja, apalagi jika kita melihat dalam sejarah masa lampau, seperti halnya di era Kartini.

Saat itu, image kita tentang kebaya hanyalah merupakan baju daerah biasa yang pemakaiannya diselaraskan dengan kain panjang bermotif yang umumnya berasal dari Jawa. Oleh karena penampilan secara keseluruhan tanpa menggunakan banyak detail yang menarik, akhirnya kita sebagai wanita merasa enggan memakai kebaya. Perasaan tersebut timbul karena dengan memakai kebaya, maka akan terkesan kuno.

Sebagai bukti sumbangsih & kecintaan, demi melestarikan serta mengembangkan hasil kebudayaan bangsa Indonesia BUTIK ANGEL membuat modifikasi yang baik melalui haute couture cutting dan detail pelengkap, macam beads dan kristal swarovski. Alhasil kebaya menjadi suatu busana yang glamor, anggun, dan berwibawa. Tersirat ada kekuatan magis yang sulit dijabarkan, namun energinya sangat jelas terlihat.

Dan kebaya saat ini semakin dikenal di dunia. Perkembangan kebaya semakin bervariasi baik dari segi model ataupun bahannya, mulai dari sifon, tule, ataupun brokat. Baju tradisional perempuan Indonesia memang membuat wanita jadi terlihat anggun dan cantik.

Dalam Memilih bahan untuk membuat kebaya tak bisa sembarangan juga, ada baiknya di sesuaikan dengan karakter dan fisik tubuh anda. Simak tips memilih bahan kebaya berikut ini:
- Sesuaikan bahan dan motif kebaya dengan ukuran tubuh Anda. Bagi yang bertubuh agak besar, Anda bisa menggunakan motif lebar atau jarang agar enak dilihat, untuk yang bertubuh kecil, kebaya dengan motif rapat atau padat bisa membuat Anda terlihat cantik.

- Untuk pemilihan warna kebaya, sesuaikan dengan warna kulit Anda, misalnya jika anda memiliki kulit putih, bisa menggunakan warna yang cerah dan sebaiknya menghindari warna yang terkesan gelap. Bagi anda yang memiliki kulit coklat sebaiknya warna yang tidak kusam, seperti krem, ungu muda dan lain-lain.

- Pilihlah bahan yang lentur dan tentunya menyerap keringat

Untuk mengenal detail jenis material bahan kebaya, berikut ulasan selengkapnya untuk Anda.

Brokat
Kain brokat yang glamor ini memang banyak digunakan sebagai bahan kebaya. Brokat terbaik diproduksi oleh negara Prancis, namun sekarang India dan Indonesia pun sudah mampu memproduksi dengan kualitas cukup bagus. Dengan berbagai macam aplikasi,  tambahan yang dapat menyemarakkan kebaya, seperti payet dan beads, maka sekarang kita tak perlu lagi membeli kain brokat yang mahal. Pola-pola brokat masih berkisar pada motif floral dan masih jarang yang menggunakan motif abstrak. Untuk anak muda, sangat disarankan agar berani bereksperimen dengan aneka tekstur baru dan motif abstrak.

Organdi
Organdi memiliki tekstur soft, shiny, tapi bisa menahan bentuknya dan cocok untuk menimbulkan efek volume atau puffy. Tekstur dan warnanya memberi kesan mahal dan cocok untuk busana pesta atau gaun pengantin.

Sutra
Sutra ada dua jenis, yang pertama adalah serat alam dari kepompong. Karena sifatnya yang sangat lembut di kulit, dingin, serap keringat, dan warnanya tahan lama, sutra menjadi pilihan untuk aneka macam busana. Kini pada kain sutra juga sudah banyak diaplikasikan corak batik tradisional.

Sifon
Sifon adalah bahan yang sangat lembut, halus, transparan, dan jatuh mengikuti bentuk badan. Karena sifatnya yang mengikuti bentuk tubuh, kain ini tidak disarankan untuk digunakan oleh orang yang berbadan gemuk. Kain ini juga sangat cocok untuk digunakan sebagai selendang, veil,  atau pelengkap kebaya lainnya.

Tule
Dulu kain ini hanya dipakai oleh pengatin atau penari balet, namun kini kain ini sudah sering digunakan sebagai kombinasi untuk busana yang lebih modern. Misalnya, untuk aksen di bagian leher, pergelangan tangan, dan ujung-ujung baju. Biasanya aksen dilakukan dengan cara mengerutkan kain agar menumpuk di satu area.

Kain tenun atau sarung
Indonesia sangat kaya dengan macam kain tenun dari berbagai daerah, seperti kain tapis Lampung, songket dari Palembang, ulos dari Batak, dan sebagainya. Masing-masing jenis kain memiliki keunikan tersendiri. Memadukan kebaya dengan aneka jenis kain akan membuat penampilan kita anggun, etnik, dan menarik.

Write Your Comment

Make sure you enter the * required information where indicated. Please no link dropping, no keywords or domains as names; do not spam, and do not advertise!

Name
Email

Comment
Comments
Category
Like Our Facebook
Website counter